Terimakasih telah datang mengisi hati yang hampa
Merangkul dengan rasa sakit yang tertusuk secara perlahan.
Hai pasrah...
Terimakasih telah duduk manis dalam angan
Menyapu bersih semua mimpi yang masih tertahan
Dan menggantikannya dengan realita tanpa harapan
Aku pun lelah...
Aku pun menyerah...
Tak sedikitpun bahagia yang dapat kuraba
Semua hanyalah ilusi optik dari cahaya harapan berpadu kenyataan
Senyumku itu palsu..
Yang tercipta dari ketidakmampuan diri menghadapi cobaan yang silih berganti
Tawaku hanya perisai
Dari beratnya hidup yang kujalani hingga saat ini.
Tak layak memang, tapi biarkan sekali saja aku menyerah
Melepas semua beban ditengah airmata
Melangkah meninggalkan sesak yang mengikat didada
Hai keberanian...
Datanglah, bawalah diri ini untuk melangkah
Menyeruak keluar dengan paksa dari lingkaran penuh problematika
Mengoyak habis seluruh yang menghadang demi meraih sesuatu yang pasti
Bukan yang hanya muncul dalam angan, bukan yang ada dalam imajinasi
Tetapi yang nyata dan dapat terasa, yang berwujud dan dapat kuraba
Aku menyerah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar