Bebas (14) Curhat (13) Lirik Lagu (5) Tugas Kuliah (28)

Senin, 04 Maret 2013

Curhat Sore Gak Jelas *2*

Huawacaaaiii... Saya datang lagi untuk melanjutkan Curhat Sore yang gak jelas ini huahahahahaha.. yah masih seputar kisah cinta saya dengan S yang ternyata harus kandas diusia 6 bulan.. Hah? apa? galau?? bentar doang kok galau-nya. Buat apa lama-lama galau coba hahaha
yaudah gak mau banyak cingcong..

Cekidot...


Pagi ini, aku sedang berada di salah satu puskesmas. Tak lama, ada sebuah pesan masuk dari S.. Inti-nya ia mengatakan kalau kita harus berakhir.. Yah ceritanya panjang, setelah cerita curhat sore yang pertama, aku berhasil menceritakan semua-nya.. Dan pada akhirnya kita memutuskan untuk break sementara hingga kemarin malam kami bertengkar hebat karena adanya wanita yang mengaku sebagai adik-adikan (adik bohongan) si S.

Jujur pada saat itu aku merasa kehadiran "adik" si S ini terlalu disengaja, sepertinya ia bukan hanya sekedar "adik" tapi seperti kekasihnya. Pada awalnya kami break, kami membuat kesepakatan bahwa kami tidak akan berubah, tetap berhubungan walaupun bukan sebagai pacar, tapi kejadian tadi malam benar-benar merubah semua-nya. Aku mungkin tak bisa menceritakan secara detail, tapi kehadiran "adik" si S merusak mood aku untuk menelpon S. Yah inti-nya aku marah, dan S bilang "kamu yang bilang sama aku kalau aku gak boleh berubah, tapi sekarang kamu yang berubah, aku kecewa sama kamu." Apa?? kecewa?? Aku berubah?? hmm makin mencurigakan.

Aku segera sms S dengan isi "kamu yang berubah, kamu mau aku telpon kamu, tapi yang aku denger malah suara si rese itu, aku yakin dia bukan sekedar adik bagi kamu. jujur!". terkirim, tapi tak ada balasan, sampai pada pagi ini ia sms sambil mengakui bahwa wanita itu memang kekasihnya, baru kemarin malam mereka berpacaran, dan ia mengaku menerima tawaran cinta dari si wanita itu karena ia ingin aku segera menerima si orang baru itu. Memang dari awal ia memutuskan break karena ia mau aku mendapatkan kekasih yang lebih baik dari dirinya. Yah mendengarnya sempat kaget, ingin aku menangis namun tak mungkin karena aku sedang berada di puskesmas, namun sekuat apapun aku menahan tangis, airmata ini tetap mengalir.

Aku ingin berakhir dengan tenang, maka dari itu aku berkata perlahan bahwa aku mengerti maksudnya. Yah, pada intinya kami memang benar-benar harus berakhir diusia 6 bulan ini kami harus mengakhiri semuanya. Tapi ada satu janji yang kami sepakati, bahwa kami akan terus saling menghubungi, mungkin disini aku yang lebih sering menghubungi dia karena aku butuh dia untuk bercerita, kami sekarang berteman, ahh mungkin bersahabat.

Satu hal yang ingin aku ucapkan padanya, namun tak sempat karena ia harus kembali bekerja. huuft biarlah mungkin nanti malam aku bisa sms dia dan mengatakan semuanya. Intinya aku hanya ingin berterimakasih. Apa? kenapa harus berterimakasih? kalian akan tahu, karena aku akan mengatakan disini terlebih dahulu,

Untuk mu SSP, lelaki 29 Agustus 2012 ku.
Trimakasih, karena telah memberikanku kasih sayang yang tak bisa ku hitung, Terimakasih telah mengajarkanku mencintai dengan apa adanya. Terimakasih telah mengajariku tertawa saat menghadapi masalah, Terimakasih telah mengajariku menangis.
Untuk dirimu disana, Tak ada yang bisa kukatakan selain terimakasih, karena kamu mengajariku banyak hal.. Tentang kehidupan dari dunia hitam, Tentang kasih sayang, Tentang luka, dan Tentang bahagia.
Terimakasih telah menjadi sumber inspirasi ku 6 bulan terakhir ini, Maaf jika selama ini aku banyak mengecewakanmu, aku membuatmu marah, dan aku juga pernah membuatmu mengalami kecelakaan. 6 bulan yang indah.. 
Kenapa indah? karena kamu memberiku banyak warna, Yah semoga kehidupan kita masing-masing sesuai dengan yang diharapkan. Aku dan dia, sedangkan Kamu dengan wanita itu. Aku akan selalu menyayangimu walaupun itu harus sebagai menjadi teman :)
I love You 290812 (start) 040312 (end)



Hoey, apa lagi? masih ngarep lanjutannya? ya berdoa aja moga ada lanjutannya, okelah saya mau ikutan salah satu teman saya, Amelia Ratri yang punya Sugesti Sexy, Free, and Single hahahaha
Sekedar pemberitahuan, S dan wanita itu mengikat hubungan pacaran pada tanggal 030313,, hmm aku jadi pingin 130313 ada yang jadi pemilik hati ku ini hahaha *sarap!* *kaboooor*

Bubay All, sampai ketemu di Curhat Sore Gak jelas Selanjutnya.. muachh :*
 

Jumat, 01 Maret 2013

Curhat sore gak jelas *1*

Awalnya hanya ingin coret-coret, tapi pas cek blog, kok sepi yah?? mana gak ada kehidupan pula.. Okelah saya masukin aja curhat coret-coretnya biar ada yang hidup *eh* *ampun gak ada niat apa-apa*
curhat masalah cinta lagi nih hihihi

CEKIDOOTTTT

Sore ini, aku sedang dilanda galau berlebih (hmm setiap hari aku juga galau terus sih *aish*). Galau kali ini dikarenakan aku sedang berada dalam dua pilihan, mempertahankan orang yang tak pernah ada kabarnya dan hanya menghubungi ku saat ia butuh saja, atau memilih hmm lebih tepatnya menerima tawaran cinta yang baru dari orang yang sepertinya serius padaku. Kadang aku berfikir untuk segera menerima cinta yang baru dan melepaskan orang yang lama, tapi kadang pula aku berfikir mempertahankan orang yang lama dan mengabaikan orang yang baru, namun kadang aku memilih untuk mempertahankan orang lama dan juga menerima orang baru, semacam selingkuh namun banyak orang bilang "walaupun si dia selingkuh, kamu tetep gak boleh selingkuh, tunjukin kalo kamu sayang dia dengan tidak membalas perbuatan dia. Toh dia juga akan sadar." yaah benar juga sih. Okelah pilihan ketiga aku lupakan dulu.

Sedang asyik-asyiknya melamun, ada pesan masuk dari seseorang, orang lama. Sebut saja orang lama itu S. S sms aku singkat.. sangat singkat isinya "Bun, telpon dong." waw singkat kan? ya kan? *maksa*. Oke lanjut, aku segera masuk kamar dan langsung nelpon S. Sebelum menelpon ku sempatkan merangkai kata-kata untuk menjelsakan bahwa ada orang lain yang menginginkanku. Tarik nafas panjang, dan telpon S.  beginilah kira-kira percakapan ku dengan S.
(A= aku, S= orang lama)

tuuuut..
S: "halo assalamualaikum Bun." (suara yang ceria)
A: (diam sejenak, rindu dengan suaranya yang ceria. kemudian meneteskan airmata) "walaikumsalam Beb."
S: "suara kamu kenapa Bun? kayak orang nangis?
A: (dalam hati: "Ya Allah, mana bisa aku beri ia kabar buruk ini saat suasana hatinya senang?") "hmm gak apa-apa kok beb, aku gak nangis (suara seramah mungkin.)"
S: "ciyus kamu gak nangis? miapa??"
A: "haha jangan alay ah, (hapus airmata) iya sayang, aku gak apa-apa. kamu lagi apa?" (mengalihkan pembicaraan)
S: "lagi istirahat nih Bun, abis nganter barang. Eh kamu beneran gak apa-apa? ada masalah ya kayaknya?"
A: "hehe gak kenapa-kenapa sayang.. gak ada masalah kok."
S: "iyadeh aku percaya.. kamu lagi apa Bun? udah makan?"
A: "udah kok Beb, aku lagi dikamar aja nih, males keluar. (huuft harus bohong lagi)"
S: "makan pake apa?"
A: "pake sayur labu. kamu kalau lagi istirahat mending tidur aja. kamu kan kurang tidur."
S: "maunya tidur sih Bun, tapi kalau orang kangen gimana sih? mana bisa tidur nyenyak."
A: (deg.. aku juga kangen kamu *dalam hati) masa sih?? terus pacar kamu yang dulu di palembang gak dikangenin??
S: "ah dia, gak lah. walaupun waktu itu aku selingkuh, tapi itu karena aku butuh tumpangan makan waktu di Palembang. jadi ngapain di kangenin kalo udah ada kamu yang selalu kangen aku dan selalu aku kangenin serta aku inget dalam hati. kamu tau kan? dalam hati ini hanya ada dua nama, kamu dan..."
A: (memotong pembicaraan) "Dea, almarhumah cewek kamu sebelum kamu kenal aku. Ya kan?? aku gak pernah lupa kalimat kramat kamu."
S: "kamu memang perhatian yah Bun, aku makin sayang kamu."
A: (apa kalau aku ceritakan bahwa ada orang yang nembak aku, kamu akan tetep sayang aku? *dalam hati) "iya makasih ya sayang."
S: "iya sama-sama tambun ku. hehehe. hoaaam aku ngantuk nih Bun, aku bobo aja ya."
A: "iya sayang. hmm malam kamu ada waktu?"
S: "diatas jam 8 aku selalu ada waktu, apalagi kalau kamu mau nelpon. aku selalu ada waktu, kamu aja kemarin gak sms atau nelpon aku."
A: (kemarin aku telponan sama orang yang nembak aku *dalam hati) "pulsaku habis kemarin. belum sempet beli. yaudah jam 9 aku telpon ya."
S: "iya sayangku. aku bobo yah, hmm love you."
A: "love you too."
tut tut 


Satu menit, dua menit, tiga menit, aku langsung nangis. Ya Allah apa yang harus aku lakukan??  semua kata-kataku lenyap begitu saja. aku harus apa?? aku takut kecewa saat aku melepas S dan menerima yang baru. namun aku juga tak kuat jika terus berlama-lama menjalani hubungan jarak jauh ini. aku mulai menyayangi orang baru itu, namun rasa sayangku pada S tak luntur. huuuft...


WOY! APA? masih di pantengin aja? udah abis ceritanya, kalo ada waktu inshaallah di lanjut ke part 2.
eh mau banget ya tau kelanjutannya? kepo deh *eh* hahaha yaudah tapi gak janji ya :)
hmm mau cari komik online dulu deh, ilangin galau. bubaay :*