Bebas (14) Curhat (13) Lirik Lagu (5) Tugas Kuliah (28)

Jumat, 30 November 2012

Ruang Lingkup Bisnis


Apa itu BISNIS?

Bicara soal Ruang Lingkup Bisnis, maka yang harus kita ketahui pertama kali adalah arti Bisnis sendiri. Sebenarnya apa itu Bisnis? Bisnis adalah menjual barang guna memperoleh Keuntungan (Profit). Tetapi arti sebenarnya dari Bisnis adalah usaha menjual barang atau jasa yang dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau organisasi kepada konsumen (masyarakat) dengan tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan/laba (profit).

Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari tentang Ruang Lingkup Bisnis yang saya ambil dari berbagai sumber.

Pengertian Bisnis Dan Jenisnya
Menurut Huat, T Chwee (1990) Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society)

Lalu, menurut Griffin & Ebert, Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan

Dari pendapat-pendapat para ahli di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Jenis Bisnis
Bisnis terbagi dari 4 jenis, yaitu :
  • Monopsoni

Monopsoni, adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas. Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan.
  • Oligopoli

Oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.
  • Oligopsoni

Oligopsoni, adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.
  • Monopoli

Monopoli (dari bahasa Yunani: monos, satu dan polein: menjual) yang merupakan suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”.

Tujuan Kebijakan Bisnis
Bisnis pun juga memiliki tujuan kebijakan, apa saja tujuan kebijakan Bisnis?
  • Melindungi Usaha Kecil Menengah
  • Melindungi Lingkungan Hidup Sekitarnya
  • Melindungi Konsumen
  • Pendapatan Pemerintah

Sistem Perekonomian Dan Sistem Pasar
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.

Sebuah sistem pasar adalah setiap proses yang sistematis memungkinkan banyakpelaku pasar untuk penawaran dan bertanya : penawar membantu dan penjual berinteraksi dan membuat kesepakatan. Hal ini tidak hanya mekanisme harga tetapi seluruh sistem peraturan , kualifikasi, kredensial , reputasi dan kliring yang mengelilingi bahwa mekanisme dan membuatnya beroperasi dalam konteks sosial. 

Karena sistem pasar bergantung pada asumsi bahwa pemain terus-menerus terlibat dan merata diaktifkan, sistem pasar dibedakan khusus dari suatu sistem pemungutan suara di mana calon mencari dukungan dari pemilih secara teratur dasar kurang.. Namun, interaksi antara dan suara sistem pasar merupakan aspek penting dari ekonomi politik , dan beberapa berpendapat mereka sulit untuk membedakan, misalnya sistem seperti cumulative voting dan suara limpasan melibatkan tingkat tawar-menawar seperti pasar dan tradeoff, daripada laporan sederhana pilihan.

Kesempatan Bisnis / Usaha
Jangan takut memulai bisnis, karena menjalankan bisnis sangat mudah asal semuanya sudah kita rencanakan dengan sebaik-baiknya, yang susah adalah untuk memulai bisnis itu, apa yang harus kita lakukan untuk emngatasi ketakutan atau keraguan untuk memulai bisnis? tanamkanlah niat untuk memulai dan mulailah! jika bisnis sudah berjalan kita akan belajar dari pengalaman kita berbisnis dan bisa memperbaiki segala kekurangan.
Banyak pelaku bisnis yang sudah sukses menjalankan bisnisnya mulai dari yang tidak berpendidikan formal sampai yang bergelar doktor sekalipun dan kesuksesan tergantung dari ketekunan serta ketekunan mereka menjalankan bisnis itu sendiri dan yang paling penting adalah doa kepada Tuhan yang mengatur segalanya.
Semoga ini bisa memberikan pencerahan bagi para calon pebisnis-pebisnis baru yang akan mengalami kesuksesan.

Unsur-Unsur Penting Dalam Aktivitas Ekonomi
Dalam hal apapun, semuanya mengandung unsur-unsur penting. Unsur-unsur penting dalam aktivitas ekonomi adalah :
  • Uang
  • Manusia
  • Material
  • Metode
  • Manajerial
  • Mesin /peralatan

Hakikat Bisnis
Hakekat bisnis adalah proses bisnis yang berawal dari pasar sebagai pengelola bisnis dalam menyediakan barang

Dari pengertian businessmen, maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa seorang businessmen adalah individu-individu yang berorientasi kepada tindakan, dan memiliki motivasi tinggi, yang beresiko dalam mengejar tujuannya. Untuk dapat mencapai tujuan-tujuannya, maka diperlukan landasan pemikiran , sikap dan perilaku yang mendukung pada diri seorang businessmen . landasan pemikiran ,  Sikap dan Perilaku sangat dipengaruhi oleh sifat dan watak yang dimiliki oleh seseorang. Sifat dan watak yang baik, berorientasi pada kemajuan dan positif merupakan sifat dan watak yang dibutuhkan oleh seorang businessmen  agar businessmen  tersebut dapat maju/sukses.
kemauan dan kemampuan untuk mencari peluang(opportunity), kemampuan dan keberanian untuk menanggung risiko (risk bearing) dan kemampuan untuk mengembangkan ide dan meramu sumber daya.

Atau juga hakekat bisnis bisa disebut juga seseorang yang mengelola bisnisnya untuk mendapatkan tambahan keuangan dan kekuasaan dalam berbisnis.

Mengapa Belajar Bisnis?
Mungkin banyak orang yang bertanya bahwa “mengapa kita harus mempelajari soal bisnis”? "Memangnya apa manfaat mempelajari Bisnis?". Menurut saya belajar bisnis itu sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari hari. Tidak hanya memikirkan cara mendapatkan laba saja, tetapi juga dengan mempelajari bisnis kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik juga dengan syarat bisnis yang baik pula. Belajar bisnis dapat mengajari kita untuk mengetahui cara – cara bersosialisasi dengan baik seperti bagaimana cara untuk menjalin relasi dengan baik, bagaimana cara untuk berkata dengan sopan, bagaimana cara untuk memproduksi barang ataupun jasa, apa yang harus dilakukan dalam situasi tertentu, bagaimana cara untuk memecahkan masalah, bagaimana cara untuk menghadapi resiko, bagaimana untuk mengembangkan usaha dan masih banyak lagi manfaat dari belajar bisnis. Bisnis bersifat unik, yaitu hanya orang –orang yang mau berusaha dan berani menerima resiko yang dapat berkembang di bisnisnya itu. Karena di abad ini adalah abad persaingan dan teknologi sudah mengalami globalisasi sudah seharusnya kita sebagai generasi muda yang memiliki masa depan, diharapkan untuk bisa berbisnis. Jadilah manusia yang intelektual dengan mengembangkan ide – ide yang kalian miliki.

sumber : 

Selasa, 20 November 2012

15 Sifat Dasar Manusia Dalam Al-Qur'an


1. Manusia itu LEMAH,   “Allah hendak memberikan keringanan kepadamu dan manusia dijadikan bersifat lemah” (Q.S. Annisa; 28)

2. Manusia itu GAMPANG TERPERDAYA    “Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah” (Q.S Al-Infithar : 6)

3. Manusia itu LALAI,  “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu” (Q.S At-takaatsur 1)

4. Manusia itu PENAKUT / GAMPANG KHAWATIR, berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Q.S Al-Baqarah 155)

5. Manusia itu BERSEDIH HATI,    “Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin , siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah , hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati” (Q.S Al Baqarah: 62)

6. Manusia itu TERGESA-GESA, Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa. (Al-Isra’ 11)

7. Manusia itu SUKA MEMBANTAH,    “Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.” (Q.S. an-Nahl 4)

8. Manusia itu SUKA BERLEBIH-LEBIHAN,   “Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.” (Q.S Yunus : 12)    “Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas” (Q.S al-Alaq : 6)

9. Manusia itu pelupa,   "Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: “Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka.” (Q.S Az-Zumar : 8 )

10. Manusia itu SUKA BERKELUH-KESAH, “Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah” (Q.S Al Ma’arij : 20),
“Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.” (Q.S Al-Fushshilat : 20)
“Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa” (al-Isra’ 83)

11. Manusia itu KIKIR , "Katakanlah: “Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya.” Dan adalah manusia itu sangat kikir.” (Q.S. Al-Isra’ : 100)

12. Manusia itu SUKA MENGKUFURI NIKMAT, Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian daripada-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang nyata (terhadap rahmat Allah). (Q.S. Az-Zukhruf : 15)
sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, (Q.S. al-’Aadiyaat : 6)

13. Manusia itu DZALIM dan BODOH, “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat[1233] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, ” (Q.S al-Ahzab : 72)

14. Manusia itu SUKA MENURUTI PRASANGKANYA, “Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (Q.S Yunus 36)

15. Manusia itu SUKA BERANGAN-ANGAN, “Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu- ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah;dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.” (Q.S al Hadid 72)


Itulah 15 sifat manusia yang disebutkan dalam al-Quran. Mengerikan bukan? Adapun islam, sudah memberikan solusi untuk segala sifat buruk manusia ini. Sungguh nikmat iman dan islam ini bukanlah sesuatu yang kita dapat dengan murah!!!

Pertama, tetap berpegang teguh kepada tali agama dan petunjuk-petunjuk dari Allah
Kami berfirman: “Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Q.S al-Baqarah : 38)

Kedua, tetap berada dalam ketaatan sesulit apapun situasi yang melanda
tetap berada dalam ketaatan disini, berarti bersegera menyambut amal-amal kebaikan. Mungkin seperti syair yang dilantunkan Abdullah bin Rawahah untuk mengembalikan semangatnya saat nyalinya mulai ciut di perang mut’ah ketika dua orang sahabatnya yang juga komandan pasukan pergi mendahuluinya. “wahai jiwa, jika syurga sudah di depan mata mengapa engkau ragu meraihnya”

pun Allah berfirman “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,” (Q.S. Ali Imran : 133)

Ketiga, jaga keimanan kita,  adalah hal yang wajar, iman seseorang naik turun dan berfluktuatif. Sama mungkin seperti yang dikhawatirkan sahabat Hanzalah, ketika ia curhat kepada abu Bakar bahwa ia termasuk orang yang celaka. Mengapa demikian? karena ia merasa Imannya turun ketika jauh dari Rasulullah. Ternyata itu pula yang dirasakan lelaki dengan iman tanpa retak itu. Hinga mereka berdua akhirnya menghadap Rasulullah. Mendengar permasalahn mereka, Rasulullah hanya tersenyum dan menjawab, “selangkah demi selangkah Hanzalah!”

Tetapi sungguh, iman seorang mukmin yang baik, akan tetap memiliki trend yang menanjak.

Disinilah mungkin loyalitas kita kepada Allah diuji. Apakah kita bisa, belajar mencintai Allah diatas segala sesuatu, belajar mencintai sesuatu karena Allah, serta belajar membenci kekufuran!!!

Keempat, Berjama’ah , manusia itu lemah ketika sendiri dan kuat ketika berjama’ah. Adakah yang meragukannya?

(Postingan ini dikutip dari muallaf Center online, semoga bermanfa'at bagi yang meluangkan waktu utk membacanya)

Lirik Lagu Ku Temukan Penggantinya - Winda Viska (OST. Mili dan Nathan)


Sebuah kisah tertulis indah di masa lalu
Tak teraba oleh hati siapapun
Hingga kau hadir dengan segala kelemahanmu
Cacat hidupmu menyempurnakanku


Kesakitanku bertambah pahit
Ketika harus aku akui
Aku menahan rasa cintaku untukmu
Namun kau tetap ada 


Kau hadir dalam bayangan yang tak pernah ku anggap
Kau ada di dalam bayangan semu
Kau merindu dan membuatku jatuh kepadamu
Kau menyayangku dan buatku berkata Ku temukan penggantinya


Kesakitanku bertambah pahit
Ketika harus aku akui


Kau hadir dalam bayangan yang tak pernah ku anggap
Kau ada di dalam bayangan semu
Kau merindu dan membuatku jatuh kepadamu
Kau menyayangku dan buatku berkata 


Kau hadir dalam bayangan yang tak pernah ku anggap
Kau ada di dalam bayangan semu
Kau merindu dan membuatku jatuh kepadamu
Kau menyayangku dan buatku berkata Ku temukan penggantinya, ku temukan penggantinya
Ku temukan penggantinya uuu ooo ku temukan uuu ooo huuu

(Lagu ini beberapa liriknya mirip dengan kisah ku bersama 290812)

Rabu, 14 November 2012

Cinta Memang Tak Pernah Salah, Tapi...


Aku menemukan sebuah syair yang menyatakan
"CINTA TAK PERNAH SALAH"
Dan aku berfikir apa benar cinta tak pernah salah?


Lama ku berfikir,
Ku temukan sebuah fakta bahwa cinta memang tak pernah salah,
Tapi kenapa cinta datang pada orang yang salah..


Ya, itu yang kurasa..
Merasa cinta telah datang dari orang yang salah..
Entah apa yang harus kulakukan.
Apa aku harus menggapai cinta itu? Atau kah harus ku tolak?


Ya tuhan, kenapa kau buat aku seperti ini?
Kenapa kau kirimkan cinta dari dirinya untuk ku?
Jujur, aku mulai tertarik padanya. Tapi lingkunganku tak mendukung perasaan ini..
Akupun tak mungkin menyakiti hatinya, tapi aku tak bisa menerimanya..


Pedih hati ini
Perih rasa ini
Mengetahui dia begitu besar mencintaiku
Namun apa yang kulakukan?
Aku menggantungkan perasaannya hanya karena orang-orang sekitar ku tak mendukung ku..



Disatu sisi aku mulai menyayanginya, aku ingin membalas perasaannya padaku.
Tapi di sisi lain aku tak mau membuat kecewa orang-orang disekitarku..



Huft.. Mungkin, aku harus membiarkan keadaan ini terus berlalu.
Sambil berharap semoga ia melupakan cintanya padaku..
Ya, semoga. Semoga ia mulai hilang feeling padaku karena aku membiarkan perasaannya..
Biarlah aku kejam padanya.. Asalkan orang-orang disekitarku tak kecewa.
Biarlah aku membohongi perasaanku asalkan orang-orang disekitarku bahagia..



Salahkah aku melakukan ini semua?



Lagi-lagi cinta yang kurasakan datang dari orang yang tak kuharapkan...
Lagi-lagi harus ku korbankan perasaan ini.
Dan lagi-lagi aku menyia-nyiakan cinta yang datang padaku :'(