Bebas (14) Curhat (13) Lirik Lagu (5) Tugas Kuliah (28)

Minggu, 30 September 2018

Kunci

Kunci, benda kecil yang kadang dilupakan, seringkali tertinggal atau hilang namun sangat penting bagi kehidupan. Jika tak ada kunci, bagaimana kau membuka sebuah ruangan, kotak, tempat atau apapun itu yang diamankan? bagaimanapun bentuknya, tak bisa dipungkiri kunci memang sangat berguna, sangat penting dan sayangnya sangat beresiko untuk hilang jika kau tak pandai menjaganya.

Tahukah kau? hidupmu juga memiliki kuncinya sendiri. Kaulah pemegang kunci masternya. Lalu apakah kunci hidup bisa diduplikat? Tentu saja bisa. Bagaimana caranya? Pergunakan mulut mu, ceritakan semua kehidupanmu, maka kau telah menduplikat kunci hidupmu. Apa harus diduplikat? Semua itu tergantung kepada "Sang Pemilik" kunci master tersebut. Ia bisa menduplikat kunci kehidupannya dan diserahkan ke orang kepercayaannya, dan bisa juga cukup memberikan duplikat kunci tersebut ke Tuhannya.

Seperti kotak pandora, itulah kehidupanmu, jika salah memberikan duplikat kunci hidupmu, maka kotak itu bisa terbuka kapan saja dan membawa bencana. Ingat, tak semua orang bisa kau percaya. Bahkan orang kepercayaanmu bisa menjadi tersangka terbukanya kotak pandora hidupmu. Maka dari itu, jangan percayakan seutuhnya kunci mu kepada orang lain.

Bisa dibilang, hidupmu bagai sebuah rumah, dengan banyak ruangan yang dimana setiap ruangan memiliki kuncinya masing-masing. Ruangan-ruangan itu beraneka ragam, ada yang berisikan sesuatu yang indah, ada pula yang berisikan sesuatu yang menyeramkan. Pikirkan kembali, ruangan mana yang bisa kau duplikatkan kuncinya, dan ruangan mana yang harus kau pegang sendiri kuncinya.

Selain itu, menjadi pemegang kunci duplikat kehidupan seseorang sangat berat, apalagi pemegang kunci duplikat ruangan yang menyeramkan. Banyak sekali cobaan yang akan datang menimpa, seperti "Sang Pemilik" kunci master yang tiba-tiba saja berlaku tidak baik padamu sehingga kau tergoda untuk membuka ruangan yang kau miliki kunci duplikatnya, hingga godaan dari orang luar yang merupakan musuh "Sang Pemilik" dan tahu bahwa kau memegang kunci kehidupan "Sang Pemilik" itu.

Sebagai manusia, aku memiliki kunci kehidupanku sendiri. Aku juga memutuskan memberikan duplikat kunci hidupku ke beberapa orang, dari pemegang kunci duplikat ruangan yang berisi sesuatu yang indah dan menyenangkan, sampai pemilik kunci duplikat ruangan yang berisi sesuatu yang kurang menyenangkan dan berbahaya. Tapi, untuk ruangan yang berbahaya, aku mempercayakan kunci duplikat ku ke seseorang yang juga mempercayakan kunci duplikat hidupnya kepada ku. Secara tidak langsung, kami memiliki sebuah kontrak tak tertulis dimana kami harus menjaga ruangan tersebut tetap tertutup rapat. Namun, aku pernah tergoda untuk membuka ruangan kehidupan seseorang yang kurang menyenangkan. Tentu saja bukan tanpa alasan, tetapi disebabkan dari menumpuknya rasa kecewa yang timbul dari perbuatan si "Pemilik Kunci Master" itu. Yang pada akhirnya, terbuka ruangan itu, menghancurkan si "Pemilik Kunci Master" dan juga menghancurkan ku sebagai tersangka terbukanya ruangan tersebut. Ya, membuka ruangan hidup seseorang yang isinya kurang menyenangkan tidak hanya menghancurkan si "Pemilik Kunci Master" tersebut, tetapi juga menghancurkan dirimu sebagai pemegang kunci duplikat itu. Bukan tidak mungkin ruangan kehidupanmu juga akan dia buka.

Intinya, jika kau sudah menunjuk seseorang untuk memegang kunci duplikat hidupmu, baik itu yang buruk maupun yang baik. Maka perlakukan dia dengan baik. Karena apapun bentuknya, kunci sangat penting bagi kehidupanmu. Dan untuk kau yang memegang kunci duplikat, jaga amanah yang dititipkan kepadamu karena mungkin kau adalah satu-satunya pemegang kunci duplikat hidup seseorang. Kau boleh membuka ruangan yang diamanatkan kepadamu jika itu memang untuk kebaikan. Setidaknya, berfikir dulu sebelum membuka ruangan kehidupan orang lain.

Rabu, 07 Maret 2018

Renungan

Kita butuh cermin. Untuk melihat lagi kedalam diri kita. Apa yang kurang dan harus diperbaiki, serta apa yang lebih dan harus ditata lagi. Ingat, kita bukan Nabi, bukan Rasul. Kita hanya manusia biasa, sebaik kita menjaga perilaku dan tutur kata, pasti ada saja satu atau dua alpha di diri kita.

Jangan pernah berfikir kita adalah satu-satunya yang merasa tersakiti. Sadarkah bahwa diamnya kita pun mengundang banyak prasangka? Banyak pula hati yang sakit karena diamnya kita. Diam itu emas, tapi bukankah dengan bicara kita bisa menyelesaikan masalah? Dengan bicara semua jadi jelas?

Semua orang punya hati nurani, sejahat apapun dia. Kau sakit hati? Mungkin juga itu yang dirasakan orang lain. Lalu, apa yang harus dilakukan?

Jawaban yang tepat adalah "BICARA". Jelaskan secara langsung, minta maaflah, berilah klarifikasi. Apa salahnya merendah tanpa membuat diri terlihat egois? Akui kesalahan mu dengan ikhlas. Untuk apa mengakui salah namun terlihat tak ingin disalahkan?

Pada akhirnya, semua kembali pada kehidupan sosialnya. Berlakulah seperti yang kamu pelajari dalam agama. Datang dengan baik, pergi dengan santun, Bersosialisasi dengan baik, jangan lupa ucapkan terimakasih kepada sesamamu yang membantu.

Senin, 05 Februari 2018

Hai Kamu (Yang Dulu Pernah Singgah)

Hai kamu,
Yang dulu pernah singgah dihatiku lalu pergi begitu saja
Terimakasih telah kembali membawa sejuta kata indah
Yang mampu menyegarkan area hati yang pernah kau tempati

Mungkin aku akan berfikir begitu jika kau kembali saat itu
Saat dimana hati masih beradaptasi setelah kau tinggal pergi
Saat dimana aku berfikir bahwa segala tawa canda airmata ku adalah dirimu

Kini,
Hatiku tak lagi haus akan kehadiran dirimu.
Ada atau tidak ada kamu dihadapanku, tak lagi berpengaruh
Karena kini, tawa canda airmata ku adalah milikku
Hidupku tak lagi bergantung pada senyawa dirimu

Minggu, 21 Mei 2017

Menyerah

Hai kesendirian..
Terimakasih telah datang mengisi hati yang hampa
Merangkul dengan rasa sakit yang tertusuk secara perlahan.

Hai pasrah...
Terimakasih telah duduk manis dalam angan
Menyapu bersih semua mimpi yang masih tertahan
Dan menggantikannya dengan realita tanpa harapan

Aku pun lelah...
Aku pun menyerah...
Tak sedikitpun bahagia yang dapat kuraba
Semua hanyalah ilusi optik dari cahaya harapan berpadu kenyataan

Senyumku itu palsu..
Yang tercipta dari ketidakmampuan diri menghadapi cobaan yang silih berganti
Tawaku hanya perisai
Dari beratnya hidup yang kujalani hingga saat ini.

Tak layak memang, tapi biarkan sekali saja aku menyerah
Melepas semua beban ditengah airmata
Melangkah meninggalkan sesak yang mengikat didada

Hai keberanian...
Datanglah, bawalah diri ini untuk melangkah
Menyeruak keluar dengan paksa dari lingkaran penuh problematika
Mengoyak habis seluruh yang menghadang demi meraih sesuatu yang pasti
Bukan yang hanya muncul dalam angan, bukan yang ada dalam imajinasi
Tetapi yang nyata dan dapat terasa, yang berwujud dan dapat kuraba

Aku menyerah

Couple? HAHAHA

wkwkwkwk...
Liat judulnya gue geli sendiri...
Oke lanjut,,,


Masih sekitaran game yang gue mainin (Idol Life), selain punya klub,, kita bisa punya couple. Biasa disingkat CP.

Kehidupan IL gue ga jauh beda lama-lama sama kehidupan nyata gue wkwk... awal gue punya couple, gue lupa siapa namanya. dan itu cuma bertahan 1 hari! KOCAK!!! dia yang mutusin gue. ya gimana ya, kita kenal dari chat world. eh edit, maksud gue kita cuma liat dari chat world dan gak kenal sama sekali wkwkwk (di IL, ada chat world ada chat klub). Terus gue jombs lagi dong, gak lama gue punya couple lagi, seinget gue namanya Dayat. Kita udah klop nih, bertahan loh 1 minggu, tapiii dia tiba-tiba pensiun. Gue sedih jombs lagi wkwk...

Setelah sama Dayat, gue cari-cari CP lagi, ketemu namanya Saiful. Dan gue baper sama dia wkwkwk... manggilnya sayang-sayangan! gilagilagila... gue sama dia selama seminggu juga nih berusaha banget, sampe akhirnya kita persiapan nikah pertama, dan dia tiba-tiba hilang... kontaknya tak bisa dihubungi, charnya ga on lagi. Setelah 1 minggu Char dia gak on, gue memutuskan vakum main IL.

Eits ga bertahan lama, gue kangen main game. setelah 1 minggu gue gak on, gue pun kembali main IL. Alhamdulillah gue belom didepak dari Jeguk Grup wkwkwk... gue pun ngecek char CP gue si Saiful, daaaan dia 2 minggu gak on. Daripada gue gantung, gue putusin aja wkwkwk... setelah putus, gue cari CP sana sini. Tujuan gue punya CP biar semangat main aja berasa ada tugas gitu yang harus diselesaiin bareng CP wkwkwk. Akhirnya gue nemu nih char cowok. BTW, gue lupa nama dia siapa karena kita manggil pake panggilan sayang wkwk dia manggil gue Mbul, gue manggil dia Ucul,

Gue sama Ucul bertahan seminggu,, tukeran kontak Whatsapp, chat tiap hari. Gue memutuskan ga mau baper lagi di IL. Bahkan CP gue anggep temen main aja. Eh dia dong baper. Tiap hari bukannya banyakin on di IL buat persiapin nikah, malah chat di Whatsapp nanya kabar, dah makan apa belum dll... Yah itu yang gue pikir, dia baper padahal siiiih...

Yah, masuk ke persiapan nikah pertama, 60% kotak gue isi. Tapi dia gak ngisi apa-apa, gue tegor lah dia. Dia cuma jawab "Iya sabar Mbul Sayang". gue sabar lah,, yakeles gue sebagai cewek mo nikah, gue yang keluar modal banyak. Lekong macam apa dia? wkwkwk... Gue tungguin 3 hari gak ngisi-ngisi, gue Whatsapp dia, jawaban dia begini "Mbul, maaf. Kita putus aja. Pacar aku, kenalan dari COC juga main IL. dia gak suka aku sama kamu, katanya aku selingkuh. Jadi aku putus sama kamu ya. Aku CP sama pacar aku. Makasih ya Mbul." WIH GILA!! di game aja dibilang selingkuh loh. Ini gue yang ga peka dan gak cemburuan, atau emang ceweknya dia yang GILA?

Akhirnya gue putus lah sama si Ucul ini. Pas di Club gue dijodoh-jodohin si ketua clubnya sama Jinwoon. Pas gue bilang gue udah putus, Jinwoon langsung nembak di IL wkwkwk. lucunya, pesannya singkat banget cuma "Would you be mine?" wkwkwkwk...

Nah gue CP nih sama Jinwoon, dan dia rajiiiiiiiiiin parah. Dia ngasih mawar mulu. ampe gue kagum ama dia karena dia cp terniat gue sepanjang main IL. wkwkwk. Dia bilang ke gue, kalo gue ga boleh keluarin duit banyak-banyak soalnya gue cewek. Wah makin salut lah gue sama dia wkwkwk,. BTW, gue udah gak mau baper lagi kan tuh sama CP, dan gue emang ga baper sama dia. Gue cuma ngerasa punya temen main yang hebat aja,

Sama Jinwoon, dalam 3 atau 5 hari gue udah siap lamar wkwkwk (lupa gue). udah nentuin juga tanggal pernikahan tanggal 28 bulan Maret 2017. GILA gue di game nikah coy!!

Setelah nikah, gue main baper-baperan kan tuh sama si Jinwoon. Tapi gue ga baper beneran, gue cuma pingin ramein club aja kan. sampe punya panggilan Panda Bunda, terus Panda Manda. Yah saat itu kita termasuk cp paling norak di club wkwkwk.. tapi gue sama dia jarang pc malah. lebih deket di club daripada personalnya wkwkwk... sampe akhirnya, dia suka sama anggota club yang 1 daerah sama dia. Dia berubah (ciee). Udah gak mau kencan, gak nanggepin candaan gue. Yaudah gue mah sebodo amat. sampai akhirnya mereka bertemu, dan beberapa hari kemudian, si Jinwoon beralasan Charnya gak bisa dibuka dan mau pensiun aja. Entah kenapa, gue ambil inisiatif buat cerai tanggal 11 bulan Mei 2017.

Inisiatif cerai gue, sekalian gue kasih masukan sama dia buat jangan pensiun, tapi CP-an aja sama cewek yang dia suka. Gue juga bilang ke si cewek ini buat CP aja sama Jinwoon. soalnya gue gak mau kehilangan anggota keluarga di club, Gue mah gampang, bair mereka aja dulu jalanin yang mereka mau, urusan gue belakangan. Makanya gue ngalah ajalah, gue gak mau dibilang egois wkwkwk...

Sekarang gue menjanda di Idol Life, Jinwoon sih ga tau udah CP apa belom sama tu cewek, soalnya gue vakum main IL seminggu gara-gara HP gue si Zen harus dioperasi (baca: service) dan gue sibuk sama kerjaan gue sebagai Operator Sekolah. Tapi yah untuk saat ini, gue memilih buat sendiri aja di IL, soalnya susah nyari CP yang mau diajak masuk club, dan seroyal Jinwoon. Buat Jinwoon, lu adalah CP terbaik gue sepanjang main IL. Makasih dah jadi suami dan mantan suami gue wkwkwk.

Minggu, 09 April 2017

Another Family in Game

Kali ini, gue gak mau bikin puisi. Gue mau cerita aja wkwkwk...

Jadi gini, gue sekarang lagi main sebuah game yang namanya Idol Life. Ini bukan game online yang pertama kali gue mainin, gue udah pernah main game online yang ngedance, bahkan yang WAR semacam COC, tapi bukan COC yang gue mainin. kedua game itu butuh clan atau klub atau komunitas kan.. nah game yang sekarang gue mainin ni (Idol Life) juga butuh club.

Awalnya gue main IL (singkatan dari Idol Life) karena gue bosan gak tau mau ngapain dengan hp yang sepi ini, maklumlah jomblo. Setelah berulang kali liat iklannya dari facebook dan Instagram, gue coba ni game. Gue install lewat playstore (sekarang dia udah lepas ikatan sama playstore dan appstore). Gue gak ngerti mainnya sampe gue level berapa gitu dan misinya masuk klub. Ya gue coba aja ikutin petunjuknya, muncul nama-nama klub tuh, entah kenapa gue milih sebuah klub dengan nama Jeguk. 

Main game yang punya klub itu bagi gue menyebalkan karena gue harus berinteraksi sama orang-orang baru. Gue cuma takut ga nyambung sama mereka, secara gue pernah main dua game yang gue sebutin diatas tadi tuh dan gue gak pernah nyambung sama mereka. Gue merasa terkucilkan. Gue sempet mikir gitu di IL, secara level gue masih ecek-ecek. Pas gue masuk klub dan ngelewatin beberapa kali jadwal jamuan, akhirnya gue beraniin diri buat nyapa mereka. Ketua klubnya yang punya nickname character Kim Tan, dan Wakilnya saat itu bernama Sofia Archer welcome ke gue. bahkan gue sering dijadiin bahan bercandaan mereka gara-gara nickname gue Pengantin Goblin. Gue sih seneng, soalnya ini pertama kali gue ngerasa nyaman punya klub di game wkwk.

Gue sempet gak main IL sampe satu minggu karena gue males setelah pulang kerja buka-buka game. dan gue lagi suka-sukanya nonton variety show lama yang judulnya Roommate wkwk.. selain itu gue juga sebel couple gue gak on selama dua minggu (di IL, kita perlu couple buat naikin status kita wkwk, kapan-kapan gue ceritain soal couple yak). Sampe akhirnya gue memutuskan untuk main game lagi karena gue kangen aja pingin main game wkwk. Hal yang pertama gue cek adalah klub Jeguk. Karena gue mau tau, gue udah di kick apa belom. Ternyata belom... ^_^ Alhamdulillah... Terus gue coba sapa mereka, ternyata klub udah berubah. Ketuanya masih Kim Tan, tapi Wakilnya udah bukan Sofia lagi karena katanya mau pensiun main IL.

Setelah gue cek, gue coba deket sama anggota-anggota klub yang menurut gue masih asing di gue. Respon mereka bagus. Mereka welcome.. Gue seneng dong... Sampe akhirnya gue mulai deket sama mereka. Lama-kelamaan gue jadi aktif terus di klub.. sering bercanda bahkan gue termasuk yang suka ngajarin anggota klub baru buat donasi sama tugas klub dan tantangan kemas (kalo lu main IL, pasti lu ngerti maksudnya donasi, tugas klub, dan tantangan kemas ini). Terus pada suatu ketika, ada wacana buat grup LINE, gue sih ayok aja berhubung gue ngerasa LINE gue ga terlalu kepake jadi gue pikir ini saat yang tepat untuk On di LINE lagi wkwkwk... Setelah repot sana-sini sebar id LINE, gue dimasukin tuh ke grup LINE sama yang nicknya Moretz. AYEEEEE

Awal di LINE masih kaku banget, aku-kamuan. semua orang gue panggil kakak karena gue takut dianggap ga sopan sama orang-orang klub, secara di dua game sebelumnya gue sempet dianggep gak sopan karena manggil mereka semua dengan nama. Tapi ada satu orang yang asik abis nicknya Cins Leahy, dia ngocol parah dan nyablak kalo di Klub, Sampe akhirnya kita Voice Call Grup Pertama kali di LINE, gue keceplosan pake gue elu ke dia karena dianya asik wkwk. Akhirnya beberapa orang selain dia gue sebutin gue elu biar guenya juga nyaman. Yang masih aku kamuan paling sama yang usianya jauh diatas gue wkwk.

Berawal dari Voice Call grup pertama itu gue jadi deket sama Cins, Kim Tan, dan Adore. Sebenernya sih masih banyak, tapi yang bener-bener nyambung ama mereka. Ditambah lagi karena satu dan lain hal gue sama Cins dijadiin wakil ketua. Akhirnya kita jadi suka banget ngobrol berempatan sampe 3 jam lebih, dari bahas soal game dan klub sampe bahas soal masalah pribadi sama mereka. Pokoknya kalo telponan ama mereka bertiga, pasti ngakak mulu. Sampe kita punya rencana mau ketemu.. berhubung di Klub gak semuanya jabodetabek jadi untuk sementara kita ketemuan dulu sama yang jabodetabek, Saat ini sih yang kita tau jabodetabek itu ada Cins (Kelapa Gading), gue Pengantin Goblin (Senen), Kim Tan, Adore, Moretz, dan Syifaa (daerah Depok) tapi yang udah pasti bisa ikut sih gue, Cins, Kim Tan sama Adore. Moretz gak jelas, Syifaa juga takut ga diizinin. Yah semoga aja bisa terealisasikan deh yah...

Segitu dulu cerita gue, kapan-kapan gue sambung lagi. Dan gue ceritain perjalanan Couple-an gue sampe gue nikah di game sama satu klub. Banyak yang pengen gue tulis disini buat kenang-kenangan gue. Tapi pelan-pelan aja deh haha...

Kamis, 22 Desember 2016

Ingatan

Ingatan bisa menjadi sebuah hadiah..
Namun, bisa juga menjadi sebuah hukuman.

Saat kita melakukan kebaikan dan oranglain mengingatnya..
Itulah hadiah dalam hidup
Tapi..
Saat kita melakukan kesalahan, oranglain mengingatnya
Bahkan mengungkitnya
Maka itulah hukuman...

Ya...
Itulah hukuman yang mungkin Tuhan berikan

Aku..
Sudah dihukum oleh alam..
Lewat ingatannya...
Lewat kenangannya...

Aku sadari itu...
Aku memang pantas dihukum seperti ini..
Terimakasih..
Karena sudah menghukumku...

Ingatanmu... adalah hukuman terberatku didunia